Tips Belanja Aman Di OLX Indonesia

Tips Belanja Aman Di OLX Indonesia Waspada Penipuan

Tips Belanja Aman Di OLX Indonesia Waspada Penipuan

Tips Belanja Aman Di OLX Indonesia Waspada Penipuan – Anda sering mencari barang bekas di OLX untuk berbagai kebutuhan dan koleksi anda (jika anda seorang kolektor) barang-barang antik atau langka? Tentu hal menyenangkan ketika kita mencari barang kebutuhan yang kita inginkan lalu dengan mudahnya menemukan barang tersebut di OLX.

Seperti api bertemu bensin, serasa hati ini meledak tidak karuan karena menemukan apa yang kita cari, namun ternyata kita harus lebih waspada dalam hal ini karena berkaitan dengan jual beli online yang mana tidak ada perantaranya seperti halnya Tokopedia dan Bukalapak, sehingga disarankan anda untuk melakukan transaksi dengan cara COD atau ketemuan agar terhindar dari penipuan.

Nah pada kesempatan kali ini penulis ingin sedikit berbagi duka karena pernah sekali mengalami penipuan di OLX ini, tentu penyebabnya adalah karena saking senangnya menemukan barang incaran langka di lapak ini, sehingga menyebabkan kontrol yang kurang sehingga terpancing oleh tipu daya sang penjual abal-abal yang bermodalkan kata-kata sok meyakinkan, nah supaya tidak penasaran mari kita simak pengalaman pahit saya dan semoga bisa menjadi pelajaran berharga bagi para pembaca yang menyimak tulisan saya.

Tips Belanja Aman Di OLX Indonesia Waspada Penipuan

Tips Belanja Aman Di OLX Indonesia Waspada Penipuan

Jadi ceritanya nih saya lagi demen sama yang namanya iPod tuh gan, iseng-iseng nyari iPod di OLX buat saya pakai dengerin musik, nah waktu itu kebetulan lagi ngincer iPod nano edisi ke 4 nya yang banyak warna-warna pilihannya gitu, waktu coba cari-cari di OLX ternyata ada beberapa penjual yang memasang iPod nano incaran saya disana, akhirnya pelan-pelan coba SMS tuh ke si penjual yang kebetulan jual iPod inceran saya.

Nunggu beberapa menit setelah SMS, akhirnya dijawab tuh sama si penjual, jawabannya seperti penjual sungguhan nih (nggak tampak dia mau nipu atau niat buruk karena modelnya cuek seperti “loe mau oke, ga mau juga oke no prob”), bahkan dia langsung kasih alamat dia di Jakarta Selatan dan malah ngajak COD-an ditempat, lama-lama saya mulai percaya kalau si penjual ini memang niat jualan.

Modus 1 : Ajakan segera transfer biar bisa dikirim hari ini

Akhirnya saya beranikan diri tuh buat transfer aja deh biar ndang deal, karena saya khawatir diambil orang lain (karena iPod nano edisi tersebut juga terbilang banyak yang mau dan cari disini), namun waktu itu saya ada kesempatan buat mastiin dulu barangnya dikirim kapan, nah disini si penjual baru terlihat mengejar-ngejar karena alasannya supaya bisa dikirim hari ini karena sekalian kirim barangnya orang lain yang beli juga di dia.

Modus 2 : Kasih nomer rekening bank yang tidak umum dan alasan tidak punya rekening bank lain

Hal kedua yang mencurigakan pada saat itu adalah saat dia mengirimkan norek bank yang tidak umum, pada saat itu dia memberikan rekening Bank Jabar (tidak umum disini maksudnya tidak punya alternatif bank lain), karena ketika saya mencoba tanya rekening bank BCA atau Mandiri atau BNI dia bilang tidak punya rekening lain, wah mencurigakan juga ini, karena rata-rata penjual online pastinya punya sih paling tidak satu diantara bank-bank diatas.

Modus 3 : Tidak punya WhatsApp / LINE atau BBM dengan alasan hape lagi rusak / lagi lemot (Nggak masuk akal)

Kemudian saya coba minta akun chatting yang dia punya karena mau mastiin barang yang dijual beneran dari tangan 1 alias dari penjual sendiri (bukan dari perantara atau orang ke-3), tapi dia bertingkah katanya hapenya lagi lemot, SMS aja kalau mau komunikasi, okelah tidak masalah selama dia mau balas SMS dan masih cukup komunikatif sehingga orang yang berminat jadi lebih nyaman sama dia.

Modus 4 : Pura-pura segera membungkus barang pesanan anda agar anda segera melakukan transfer dan bersiap dijual ke peminat lain jika anda mundur

Nah ini langkah paling diandalkan sama si penipunya, dia jadi pura-pura bilang kalau barangnya lagi dibungkus, kalau jadi langsung dikirim hari ini atau dilepas buat pembeli lain yang serius. (Waspada aja ini sering banget jadi senjata mereka, karena biar si pembeli cemas buat segera bayar sebagai tanda jadi), ini bener-bener memainkan emosi si pembeli yang sudah bener-bener niat beli.

Akhir cerita saya berhasil melakukan transfer ke rekening yang diberikan oleh si penjual tersebut dan mencoba mengkonfirmasi pembayaran saya, si penjual tetap dengan komunikasi SMS yang komunikatif dan cepat tanggap, bahkan dia langsung menjawab baik barang sudah saya bawa ini lagi dalam perjalanan mengirimkan ke jasa logistiknya. Namun setelah itu penjual tidak mengabari lagi dan saya juga tidak terlalu berpikir panjang karena penjual tampak serius.

Saya coba tunggu 2 hari, 4 hari kok tidak kunjung datang ya barang saya, saya akhirnya merasa bahwa ini adalah apesnya saya dan memang sudah waktunya untuk merelakan mungkin ada harta yang mungkin belum saya sedekahkan sehingga hal ini jadi pembersih hati dan harta saya juga, jujur saya nggak merasa sedih karena sudah rela dan merasa ini sebuah pelajaran yang diberikan Tuhan untuk saya. Namun saya ingin berbagi cerita ini kepada para pembaca yang mungkin tidak pernah mengalami hal ini sebelumnya dan mencoba membeli di lapak seperti OLX yang tidak ada perantara untuk pembayarannya sehingga aman bagi pembeli maupun penjual.

Tips Belanja Aman Di OLX Indonesia Waspada Penipuan

Nah beberapa hal yang bisa menjadi pelajaran atau antisipasi penjual online palsu ini antara lain:

Tips 1: Akun OLX nya terdaftar masih baru beberapa hari sejak anda melihat iklan dan tidak verified

Cobalah lihat kapan pertama kali dia mendaftar, biasanya dia baru daftar beberapa hari sejak iklan ditayangkan, dan juga barang jualannya sudah cukup banyak, nah mencurigakan bukan? Terlebih jika dia termasuk penjual yang tidak terverifikasi OLX, maka ada baiknya anda tidak mudah terlena. Beberapa hari setelah kejadian itu nih, tiba-tiba akun penjual yang saya waktu itu sengaja bookmarked di browser tiba-tiba sudah menghilang entah karena dihapus sendiri oleh si penjual atau dari admin OLX nya, yang jelas kelihatan banget kalau dia nggak mau lama-lama pakai 1 akun buat modus mereka.

Tips 2: Barang yang dijual tergolong barang yang banyak dicari

Barang yang dijual si penipu ini tentu merupakan barang yang banyak diminati dan dicari oleh masyarakat, karena akan memancing banyak sekali pengunjung yang berminat dan ingin membeli barang tersebut, biasanya mereka akan pasang foto yang sangat meyakinkan dan seolah-olah terlihat bahwa itu adalah foto orisinil mereka.

Tips 3: Sebelum belanja kalau bisa browsing foto dulu kali aja ada foto di Google yang diambil sama dia buat posting di OLX, sama browsing nama rekening orangnya di Google

Sama merujuk seperti tips no 2, biasanya dia posting foto yang diambil dari tempat lain bukan dari hasil foto pribadi, bisa ambil di Instagram, FB, atau lapak penjual lain yang pasang iklan di Tokopedia atau Bukalapak atau Ebay, sehingga pantas saja dia tidak akan mau menerima chat whatsapp atau line atau aplikasi chatting lainnya karena memang tidak ada barangnya. Pengecualian bisa juga si penipu punya barangnya hanya untuk melancarkan aksinya bikin pembeli percaya, agak samar sih kalau yang ini. Makanya mending ketemuan hehe.. Sama kalau bisa di googling deh nama orang tersebut beneran ada nggak dia, at least namanya terdaftar atau kali aja dia punya social media jadi kan terlihat kalau dia penjual beneran atau cuma nama palsu saja.

Tips 4: Ketemuan aja deh gan, biar sama-sama enak dan lega, cara ini masih lebih aman dan bikin nyaman pembeli karena bisa sekalian cek fisik barang yang dijual

Tentu belanja paling aman setelah anda tidak menggunakan rekber atau perantara seperti lapak lainnya adalah dengan bertemu penjual secara langsung, cuman ada baiknya jika ketika COD an ajak teman juga buat jaga-jaga misal anda dihipnotis atau ditipu si penjual yang sampai nekat (kali aja ada gan, makanya waspada).

Nah itulah dia singkat cerita saya mengalami hal ini, semoga info dari saya ini bisa memberi kabar gembira bagi anda yang menemukan ciri-ciri penjual seperti ini, jika anda yang sudah mengalaminya dan masih menyimpan rekening si penipu tersebut bisa dilaporkan di polisi online, atau bisa di share di media social anda biar nggak ada yang tertipu lagi, entah gimana caranya si penipu itu bikin rekening mungkin pakai KTP palsu kali ya buat ngakalin bank nya, yang jelas merugikan banget kalau sampai terjadi sama orang lain, apalagi yang bener-bener membutuhkan tapi malah kena tipu. Semoga penjual palsu seperti ini nggak makin menjamur di negeri tercinta ini 🙂

WhatsApp Chat