Syarat Dan Ketentuan TIKI Titipan Kilat

Syarat Dan Ketentuan TIKI Titipan Kilat

Syarat Dan Ketentuan TIKI Titipan Kilat

tiki surabaya

Dengan menggunakan layanan TIKI Titipan Kilat, PENGIRIM telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku untuk pengiriman barang / paket / dokumen yang menggunakan layanan kami dengan ketentuan & syarat-syarat sebagai berikut :

1. PENGIRIM dilarang memasukkan barang-barang yang mengandung hal-hal sebagai berikut :

  • Barang berbahaya yang mudah meledak atau terbakar, obat-obatan terlarang, barang-barang yang menurut pihak berwajib dilarang diproduksi dan diedarkan. 
  • Barang-barang berharga dan surat berharga berupa diantaranya : Emas, perak, perhiasan, uang tunai, abu, cyanide, platinum, dan batu atau metal berharga, cek tunai, Bilyet Giro, money order atau traveller’s cheque, barang antik, lukisan antik. 
  • Binatang atau tanaman hidup. d.Barang-barang lain yang melebihi declare value dan/atau barang-barang lain yang ditetapkan berdasarkan kebijaksanaan TIKI.

2. PENGIRIM wajib memberikan informasi yang lengkap dan benar kepada TIKI tentang isi KIRIMAN yang dinyatakan pada saat pengiriman dan petugas TIKI akan mengisi sesuai dengan pernyataan PENGIRIM.

3. Pernyataan PENGIRIM merupakan pengakuan yang dipercayai oleh TIKI dan mengikat PENGIRIM. Apabila pada hari itu juga dan/atau di kemudian hari terjadi permasalahan yang menyebabkan rusaknya KIRIMAN dan ternyata jenis KIRIMAN tidak sesuai dengan pengakuan PENGIRIM, maka PENGIRIM melepaskan TIKI dari seluruh bentuk tanggung jawab dan dengan tidak mengurangi hak TIKI untuk menempuh upaya hukum baik perdata maupun pidana, atas keterangan tidak benar yang telah diberikan oleh PENGIRIM (bila dianggap perlu).

4. TIKI berhak menolak untuk mengangkut KIRIMAN, apabila KIRIMAN tersebut diduga akan membahayakan keselamatan umum yang berakibat pada adanya akibat hukum bagi TIKI baik secara perdata maupun pidana.

5. Bahwa dalam hal terdapat permasalahan dikemudian hari yang
timbul dari pernyataan tidak benar PENGIRIM atas isi KIRIMAN yang kemudian mengakibatkan TIKI diputus bersalah oleh Pengadilan, maka PENGIRIM berkewajiban untuk menanggung putusan tersebut beserta biaya-biaya yang dikeluarkan TIKI.

6. TIKI berhak untuk melakukan pembulatan keatas terhadap berat dalam satuan Kilogram dan biaya kirim dalam nilai ratusan Rupiah.

7. TIKI tidak bertanggung jawab terhadap kondisi-kondisi sebagai berikut :

  • KERUSAKAN, terhadap semua kerusakan KIRIMAN yang karena sifatnya ataupun karena barang tersebut merupakan barang-barang pecah belah dan resiko teknis pada mesin maupun barang elektronik yang terjadi selama pengangkutan, yang menyebabkan tidak berfungsi atau berubahnya fungsi dari barang elektronik dimaksud.
  • Kebocoran pada barang cair dan/atau karena sifat barang tersebut yang mudah bocor.
  • Penahanan dan/atau penyitaan serta pemusnahan KIRIMAN oleh pejabat yang berwenang.
  • Kerusakan, keterlambatan ataupun kehilangan karena keadaan memaksa (force majeure) yang diakibatkan baik karena bencana alam, keadaan darurat, atau hal lain yang tidak terukur dan/atau diluar kemampuan manusia.

8. TIKI tanpa pemberitahuan dan persetujuan terlebih dahulu dari PENGIRIM berhak untuk menggunakan sarana transportasi lainnya dalam melaksanakan pengiriman dan PENGIRIM terikat pada aturan dan ketentuan yang mengikat TIKI dengan pemilik sarana transportasi.

9. TIKI dibebaskan dari segala tanggung jawab sejak diterimanya KIRIMAN dan tidak adanya keluhan/klaim atas kiriman tersebut pada saat itu serta telah ditanda-tanganinya BTTKB oleh siapapun dialamat PENERIMA, kecuali sebelumnya ada kesepakatan lain antara PENGIRIM dengan TIKI.

10. Dalam hal PENERIMA tidak menerima KIRIMAN sesuai dengan layanan kiriman yang dipilih oleh PENGIRIM, maka TIKI memberi kesempatan 5 (lima) hari kerja sejak estimasi waktu penyampaian bagi PENGIRIM untuk mengajukan klaim kepada TIKI dalam hal KIRIMAN tidak diterima, hilang, rusak maupun kurang.

11. TIKI tidak berkewajiban untuk memberitahukan kepada PENGIRIM tentang telah diterimanya KIRIMAN oleh si PENERIMA.

12. TIKI bertanggung jawab terhadap KIRIMAN dan KIRIMAN BERHARGA (special item) sepanjang pengakuan PENGIRIM pada saat ditandatanganinya BTTKB sama dengan isi KIRIMAN, dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Bilamana terjadi kehilangan, kerusakan atau kekurangan atas KIRIMAN yang tidak diasuransikan, penggantian maksimum sebesar 10 (sepuluh) kali biaya pengiriman untuk KIRIMAN dan/atau tidak melebihi dari nilai Rp 3.000.000,- (tiga juta rupiah).
  • Untuk KIRIMAN yang memiliki nilai subyektif, contohnya KTP, STNK, Dokumen Tender dan lain-lain (sebagaimana ketentuan yang diatur oleh pihak asuransi) begitu juga dengan KIRIMAN yang nilai barangnya melebihi 10 (sepuluh) kali biaya pengiriman, wajib diasuransikan yang pembayaran preminya dibayar oleh PENGIRIM kepada Asuransi Jasa Titipan sesuai dengan tarif yang ditentukan oleh perusahaan Asuransi Jasa Titipan. Penggantian kerugian diselesaikan sesuai dengan Polis Kontrak Asuransi Jasa Titipan. Bilamana PENGIRIM tidak mengasuransi kannya dan ternyata terjadi kehilangan, kerusakan dan/atau kekurangan jumlah, maka TIKI tidak bertanggung jawab untuk melakukan penggantian apapun.

13. TIKI tidak memiliki tanggung jawab apapun selain apa yang dikemukakan dalam butir 12 diatas, termasuk segala bentuk kerugian apapun baik berupa kerugian materil, immateril dan/atau kehilangan kesempatan memperoleh keuntungan yang diderita oleh PENGIRIM maupun PENERIMA sebagai akibat keterlambatan, kekurangan, kerusakan atau kehilangan KIRIMAN.

14. Pengajuan dan penyelesaian klaim dilakukan oleh PENGIRIM secara tertulis ditempat transaksi pengiriman dilakukan, dengan syarat menyerahkan dokumen-dokumen asli berupa :

  • Identitas PENGIRIM yang masih berlaku
  • BTTKB
  • Apabila diasuransikan harus disertakan dengan Surat Penutupan Asuransi Pengiriman Barang Dokumen-dokumen tersebut akan dicocokkan dengan dokumen yang berada di TIKI. Apabila ada perbedaan, maka TIKI akan memutuskan berdasarkan dokumen yang ada pada TIKI.
WhatsApp Chat